Konsep Pemrograman

1.Apa itu CSS
CSS singkatan dari Cascading Style Sheet adalah sebuah dokument yang digunakan untuk mendesain atau mengatur tampilan tata letak sebuah halaman web, CSS ini bersifat embeded pada tag HTML yang artinya menempel atau melekat pada tag HTML. Sebagai Contoh embeded seperti di bawah ini

Pengantar

.
Dengan CSS ini, kita bisa mengontrol/mengatur seluruh tampilan halaman web dengan hanya sebuah dokument CSS, biasan ekstensi untuk file CSS adalah .css (dot css).
Selain itu, CSS juga dapat menggantikan fungsi tabel dan dapat meminimalkan ukuran file HTML. Bayangkan jika Anda membuat sebuah kotak dengan tabel dan CSS jauh lebih efesien, Sebagai contoh, Anda membuat sebuah tabel dengan satu kolom dan satu buah baris :
Dengan Tabel :

Content Box

Dengan CSS :

Content Box

Pada perkembangannya CSS sudah masuk lelvel 3 untuk sekarang, dimana dimulai CSS level 1 atau yang sering di sebut CSS aja, kemudian level 2 yang merupakan penyempurnaan dari CSS level sebelumnya, yaitu CSS level 1.
CSS merupakan alternatif bahasa pemrograman web masa yang akan datang, dimana mempunyai banyak keuntungan, diantaranya :
– Ukuran file lebih kecil
– Load file lebih cepat
– Dapat berkolaborasi dengan JavaScript
– Pasangan setia XHTML
– Menghemat pekerjaan tentunya, dimana hanya membuat 1 halaman CSS.
– Mudah mengganti-ganti tampilan dengan hanya merubah file CSS nya saja.
– Dan banyak lagi yang lainnya.

Belajar CSS, bagaimana CSS dapat merubah tampilan website

Bayangkan jika anda memiliki website dengan 100 halaman. Bayangkan apabila anda ingin mengganti jenis huruf dari tiap website. Hal tersebut tentu saja sangat membuang waktu, tetapi jika anda menggunakan CSS untuk mendesain tampilan web, maka hal tersebut dapat dilakukan dengan mudah.
Pertama-tama kita kenalan dulu dengan CSS. CSS merupakan kependekan dari Cascading Style Sheet yang memungkinkan kita untuk mendesain (style) tampilan dokumen (terutama HTML) dengan memisahkan isi dari dokumen HTML dengan kode untuk menampilkannya (CSS). Jika kita memiliki banyak file HTML, kita hanya perlu satu file CSS, sehingga ketika kita mengganti jenis huruf pada file CSS maka semua file HTML yang berhubungan pada file CSS tersebut akan berubah. CSS distandarisasi oleh W3C (World Wide Web Consortium). CSS dapat dipasang pada dikumen HTML yang telah jadi.
Memasang CSS
Ada 3 cara untuk memasang CSS pada dokumen HTML yaitu: External Style Sheet (file CSS berbeda dari file HTML), Internal Style Sheet (Kode CSS dipasang di dalam tag head HTML) dan Inline Style Sheet (Kode CSS langsung dipasang di tag HTML, tidak direkomendasikan). Saya sarankan anda menggunakan cara External Style Sheet karena lebih mudah dalam mengelolanya. Disini saya akan menerangkan dasar-dasar CSS. Langsung saja kita coba kode berikut ini:
Tanpa CSS:

Jika kita menggunakan Internal CSS, maka kodenya akan menjadi:

Jika kita menggunakan teknik external CSS, maka kita perlu membuat file css, misal buat file dan simpan dengan

nama style.css dan isikan kode berikut:

Sekarang untuk kode HTML tulislah kode berikut ini dan simpan dengan nama coba.html:

Didalam HTML kita perlu memanggil file CSS dengan menggunakan tag yang diletakkan diantara tag . Pada contoh CSS selanjutnya kita menggunakan teknik external CSS, jadi gunakan saja file style.css dan coba.html anda hanya perlu mengubah isinya. Untuk file HTML anda gunakan coba.html dan ubah isinya pada bagian saja bagian yang didalam tidak usah diapa-apakan.

CSS terdiri dari dua bagian utama yaitu: selector, dalam hal ini H1 dan deklarasi yang berada diantara kurung kurawal {font-family: verdana}. Didalam deklarasi juga terbagi menjadi dua bagian yaitu property dalam hal ini font-family dan value dalam hal ini verdana. Dalam contoh diatas hanya mengubah sebuah tag yaitu tag

menjadi teks dimana jenis hurufnya menjadi verdana. Kita dapat mengkombinasikan berbagai macam style menjadi satu. Kita akan segera mempelajarinya.
Sekarang kita coba mengkombinasikan banyak style. Cobalah kode CSS berikut ini dan simpan dengan nama style.css:

Sekarang tulis kode HTML ini dan simpan dengan nama coba.html:

Hasil:

Untuk memanggil CSS dalam tag HTML kita perlu menggunakan atribut class untuk memanggil CSS selector (dalam contoh diatas selectornya title dan thank). Dengan demikian apabila semua halaman anda memanggil class title, dan jika anda ingin mengganti font untuk semua halaman anda cukup mengubah selector CSSnya saja. Bagaimana anda sudah paham kegunaan CSS.
CSS memiliki ratusan properties dan values, tentu saja saya tidak akan menerangkan semuanya, saya hanya akan menerangkan yang penting-penting saja.
Tidak semua browser dapat menampilkan jenis huruf yang kita spesifikasikan didalam CSS. Untuk itu kita perlu mendeklarasikan lebih dari satu jenis huruf agar browser mengenal jenis huruf yang digunakan. Anda dapat menggunakan property font-family, yang mirip dengan tag . Sebagai contoh anda ingin menampilkan dari keluarga huruf Serif dan hurufnya Times yaitu Times New Roman. Anda dapat menuliskannya dari yang paling spesifik sampai yang umum, sehingga jika browser tidak mengenal fontnya, maka browser akan otomatis melihat font yang umum. Untuk lebih jelasnya lihat bkode berikut:

Serif
font

Jika anda ingin menampilkan jenis huruf sans-serif gunakan kode berikut:
body {Arial, Verdana, Geneva, Helvetica, sans-serif}
Jika ingin menggunakan jenis huruf serif, gunakan kode berikut:
body {Times New Roman, Times, Georgia, serif}
Untuk jenis huruf untuk kode program dapat anda gunakan kode berikut:
body {Courier New, Courier, monospace}
Scrollbar
Dengan menggunakan CSS anda juga dapat mengubah warna pada scrollbar yang terdapat dikanan browser. CSS memiliki 8 properties untuk mengubah warna pada scrollbar yaitu: scrollbar-arrow-color, scrollbar-basecolor, scrollbar-face-color, scrollbar-shadow-color, scrollbar-darkshadow-color, scrollbar-3dlight-color, scrollbar-highlight-color dan scrollbartrack-color. Properties-properties ini mengatur warna untuk setiap bagian dari scrollbar.

Coba kode berikut ini:
body {
scrollbar-face-color: #ffffff;
scrollbar-highlight-color: #8b98b7;
scrollbar-shadow-color: #8b98b7;
scrollbar-3dlight-color: #8b98b7;
scrollbar-arrow-color: #8b98b7;
scrollbar-track-color: #ffffff;
scrollbar-darkshadow-color: #8b98b7;
scrollbar-base-color: #ffffff;
}
Link
Salah satu hal yang menarik dalam CSS anda dapat mengubah warna pada setiap link, menghilangkan garis bawah pada link sehingga jika anda bosan dengan link yang berwarna biru tua terang dengan garis bawah anda dapat mengubahnya.
Coba kode CSS berikut:
a.link1:link {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #C87C28;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: none;
}
a.link1:visited {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #CC6600;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: none;
}
a.link1:hover {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #C87C28;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: underline
}
a.link1:active {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #C87C28;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: none;
}
a.link2:link {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #663300;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: underline;
}
a.link2:visited {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #800000;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: none;
}
a.link2:hover {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #ff6600;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: underline overline;
}
a.link2:active {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #ff6600;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: underline;
}
Sekarang untuk kode HTML nya cobalah seperti ini:
Kunjungi dhimasronggobramantyo.com atau
google.com
Maka akan menghasilkan:
Kunjungi dhimasronggobramantyo.com atau google.com
Pada umumnya warna link untuk halaman web yang telah dikunjungi berbeda dengan yang belum dikunjungi. CSS dapat membedakannya dengan yang disebut pseudo-class ‘:link’, ‘:hover’, ‘:active’ dan ‘:visited’ untuk membedakannya:
• :link pseudo-class merupakan link yang belum dikunjungi.
• :visited pseudo-class merupakan link yang telah dikunjungi.
• :hover pseudo-class applies merupakan link apabila pointer mouse melewati sebuah link.
Itulah semua dasar CSS, semakin dalam anda mempelajari CSS maka anda akan menemukan hal-hal menarik lainnya. Selamat mencoba.
4 Browser utama Internet Explorer, Firefox, Safari dan Opera memiliki cara sendiri dalam merepresentasikan CSS. Karena itu pastikan tampilan CSS website anda terlihat sama disemua browser tersebut. Bahkan antara IE 5, 6 dan 7 sudah berbeda-beda. Jadi tantangan bagi anda adalah membuat halaman website anda tampak sama disemua browser tanpa terkecuali.

2.Apa itu C++

Bahasa C adalah salah satu bahasa pemograman yang popular di dunia dan mempunyai kemampuan lebih dari bahasa pemograman yang lain. Banyak sekali aplikasi-aplikasi yang di tulis dalam bahasa C. Bahkan, Software Development Kit untuk Windows ditulis dalam bahasa C. Bahasa C merupakan bahasa pemograman yang sifatnya portable, yaitu dengan sedikit atau tanpa perubahan, suatu program yang ditulis dengan bahasa C pada suatu komputer dapat dijalankan pada komputer lain. Bahasa C merupakan general-purpose language yaitu bahasa pemograman yang dapat digunakan untuk tujuan apa saja. C merupakan industrial-strength language. Dengan bahasa C anda dapat membangun beragam aplikasi mulai dari pemograman sistem, aplikasi cerdas (artificial intelligence), sistem pakar, utility, driver, database, browser, network programming, sistem operasi, game, virus, dll.

Bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie. Sebenarnya, bahasa C merupakan pengembangan dari bahasa BCPL yang lebih dahulu ada. Sebagai bahasa yang digolongkan dalam middle level language, bahasa C mempunyai kemudahan didalam mengakses perangkat keras, juga kecepatan prosesnya yang mendekati low level language seperti Assembly. Disamping itu, bahasa C jauh lebih mudah untuk dipelajari jika dibandingkan dengan bahasa low level karena mendekati frase-frase dalam bahasa manusia, yaitu bahasa inggris.

C mempunyai banyak keuntungan dibandingkan dengan bahasa pemograman lainnya. C merupakan bahasa yang kokoh dan memberikan keleluasaan kepada penggunanya. C merupakan bahasa yang portable. Dengan sedikit/tanpa modifikasi, program C yang ditulis pada suatu komputer lain yang memiliki kompiler C. Keuntungan lain dari C adalah dalam hal kecepatan eksekusi. C memberikan kecepatan yang mendekati bahasa Assembly, tetapi memberikan kemudahan yang tidak ditawarkan oleh Assembly. Pada tahun 80’an penggunaan C di dunia indutri semakin luas sehingga kemudian distandarisasi oleh ANSI dan kemudian diadposi oleh ISO dan diadopsi ulang oleh ANSI. Official name bahasa C adalah ISO/IEC 9899-1990. Dalam memogram C kita hendalnya mengacu pada standar C yaitu ISO C.

C merupakan bahasa yang menyenangkan. Kita dapat menemukan berbagai pengalaman menarik dan dapat mengenal lebih baik tentang prinsip kerja komputer dengan C. Anda bahkan bias menciptakan bahasa anda sendiri dengan C.

Untuk melakukan kompilasi, digunakan program Turbo C++ 4.5 dari Borland Internasional. Kompiler ini merupakan salah satu terbaik dalam bahasa C. Selain cepat, juga file executable yang dihasilkan berukuran kecil. Selain itu, kompiler ini juga sudah mendukung pemograman C++ yang merupakan pengembangan bahasa C. Dalam bahasa ini, pemograman objek dapat dilakukan.

Dengan tersedianya beberapa pustaka dari C memungkinkan seorang programmer mengembangkan programnya lebih luas tanpa harus menulis keseluruhan programnya. Sebagai contoh, bila anda ingin membuat suatu windows di layar, bagian program dari window ini sudah tersedia dalam library, sehingga anda tinggal menggunakannya. Bahasa C++ sudah banyak dipergunakan orang untuk menuliskan program-program paket, karena C++ hampir tidak menimbulkan hambatan yang berarti sehingga perusahaan sotftware banyak yang menulis library untuk maksud-maksud tertentu.

Ada beberapa criteria yang dimiliki oleh C++ yang berbeda dengan bahasa pemograman yang lain.
Kriteria-kriteria itu anatara lain :
• Pemograman berorientasi objek
Pemograman dapat merancang suatu objrk yang tersusun dari beberapa kode-kode atau objek-objek yang tersusun menjadi suatu modul yang memudahkan komunikasi antara pemograman satu dengan pemograman yang lainnyaatau dengan programnya sendiri dan rancangan inilah yang akan berkembang menjadi suatu pemograman yang beorientasi objek.
• Portabilitas
Kita dapat membuat program C++ dengan segala jenis komputer dan sistem operasi tanpa dengan susah payah membuat perubahan. C++ adalah salah satu yang paling cocok dan digunakan ke bahasa program dengan platform berbeda.
• Singkat
Kode program dalam C++ sangat pendek jika di bandingkan dengan bahasa pemograman yang lain.

Bahasa pemograman C++ merupakan perluasan-perluasan dari bahasa C yaitu bahasa pemograman dengan konsep structural. Banyak yang menganggap bahasa pemograman ini sebagai bahasa pemograman ini termasuk sukar di pelajari.

C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustup dari lanoratotium AT&T pada tahun 1983. bahasa C++ dikembangkan dalam rangka mendukung konsep pemograman berorientasi obyek. Bahasa C++ kompatibel dengan bahasa sebelumnya yaitu bahasa C karena memakai dasar konsep yang sama, akan tetapi bahasa C++ banyak terdapat fasilitas-fasilitas baru yang selain akan meningkatkan kemampuan dan efektifitasnya, juga menyebabkan perbedaan kebiasaan dalam menyusun program dibandingkan dengan bahasa C.

Kompiler C++
Ialah program yang di buat oleh suatu perusahaan untuk mengkompilasi bahasa pemograman C++. Saat ini telah banyak kompiler C++, dua diantaranya yang paling banyak diapaki ialah Turbo C++, dan Borland C++ yang dikembangkan oleh Borland Corp., sedangkan kompiler lainnya ialah Microsoft C++, Symantec C++, Watcom C++, dll.

Bahasa pemrograman C++ adalah bahasa yang amat berbeda. Untuk kompiler C++ berbasis DOS, akan memerlukan beberapa kata kunci (keywords); keyword sendiri tidak cukup untuk difungsikan sebagai input dan output. Walau hampir semua fungsi dalam file library tampaknya bias diakses oleh header filenya. Coba kita lihat program sesungguhnya :
#include
int main()
{
cout<<”HEY, you, I’m alive! Oh, and Hello World!”; return 0; } Marilah kita lihat elemen dari program diatas. Tanda #include adalah sebuah prosesor pengarah yang mengatakan kepada kompiler untukmeletakan kode dari header file iostream.h kedalam program. Dengan menyertakan header file, anda dapat mengakses banyak fungsi fungsi berbeda. Dalam contoh diatas, fungsi cout memerlukan file iostream.h. Pada baris berikutnya yang penting adalah int main(). Baris ini mengatakan kepada kompiler bahwa ada sebuah fungsi bernama main, yang mana fungsi itu mengembalikan sebuah integer, sehingga diberi tanda int. Tanda kurung ({ dan }) menandakan awal dan akhir fungsi dalam program diatas dan menghentikan kode lainnya. Jika anda memakai bahasa Pascal, anda akan mempergunakan perintah BEGIN dan END. Baris berikutnya dari program diatas agak aneh. Jika anda menulis sebuah program mempergunakan bahasa lain, anda akan mengetahui bahwa perintah print akan menampilkan text di layar monitor. Dalam bahasa C++ tidaklah demikian, pemakaian fungsi cout dipakai untuk menampilkan text di layar monitor anda. Itu juga memakai tanda atau symbol <;>.
Tentu saja sebelum anda mencoba menerima input, anda harus memiliki tempat penyimpan input. Dalam pemrograman, input dan data disimpan dalam variable. Ada beberapa jenis variable. Pada saat anda ingin mengatakan kepada kompiler sebuah variable yang anda deklarasikan, anda harus menyertakan tipe data dan nama dari variable itu. Beberapa cara dasar adalah dengan menuliskan include char, int, dan float.
Sebuah variabel char menyimpan sebuah karakter tunggal; variabel int akan menyimpan integer (bukan bilangan desimal), dan variables float akan menyimpan bilangan desimal. Setiap variable – char, int, dan float – merupakan sebuah kata kunci (keyword) yang and pergunakan pada saat anda mendeklarasikan sebuah variabel. Untuk mendeklarasikan sebuah variable anda memakai syntax type . Ini diijinkan untuk mendeklarasikan variable multiple dari jenis variable yang sama pada baris yang sama; masing masing variabelnya dipisahkan dengan tanda koma. Deklarasi sebuah variable atau sekelompok variabel dapat diikuti tanda semicolon (Catatan, tanda ini sama dengan yang diterapkan pada prosedur dimana anda akan memanggil sebuah fungsi).
Jika anda tidak memakai sebuah variable yang dideklarasikan sebelumnya. program anda tidak akan dapat dioperasikan (atau di run), dan anda akan menerima pesan error yang memberitahu anda bahwa anda telah melakukan kesalahan.
Berikut adalah beberapa contoh deklarasi variable:
int x;
int a, b, c, d;
char letter;
float the_float;
Walaupun anda boleh memiliki banyak variable dengan jenis yang sama, anda tidak dapat memiliki variable dengan nama yang sama. Begitu pula anda tidak dapat memiliki variable dan fungsi dengan nama yang sama.
#include
int
main()
{
int thisisanumber;
cout<>thisisanumber;
cout<<”You entered: “

3.Apa itu HTML

HTML singkatan dari Hyper Text Markup Language adalah file teks atau file ASCII yang berisi instruksi/script kepada web browser untuk menampilkan suatu tampilan grafis dari sebuah halaman web. Didalam file HTML terdapat beberapa “tag” atau kode-kode yang dimengerti oleh web browser dan dapat menampilkannya di layar monitor.

File HTML dapat dibuat dengan aplikasi text editor apapun di sistem operasi apapun, antara lain : Notepad di Windows, emasc atau vi di Unix atau SimpleText di Macintosh. File HTML ini juga bisa dibuat di aplikasi word processor apapun asalkan saat menyimpan file tersebut disimpan dengan format text-only.

Salah satu kelebihan file HTML adalah cross platform, artinya file HTML dapat ditampilkan di beberapa Operating System (OS) yang berbeda dan memiliki tampilan yang sama walaupun saat pembuatannya menggunakan satu OS tertentu saja.

4. Mengenal Turbo Pascal

1.1 Struktur Program Pascal
Struktur dari suatu program Pascal terdiri dari sebuah judul program dan
suatu blok program atau badan program. Secara ringkas, struktur suatu
program Pascal dapat tediri dari:

1. Judul Program
2. Blok Program
a. Bagian deklarasi
• deklarasi label
• definisi konstanta
• definisi tipe
• deklarasi variabel
• deklarasi prosedur
• deklarasi fungsi
b. Bagian pernyataan

1.2 Program Pascal yang Paling Sederhana
Suatu program Pascal yang paling sederhana adalah program yang hanya
terdiri dari sebuah bagian pernyataan saja. Bagian pernyataan merupakan
bagian yang terkahir dari suatu blok. Bagian ini diawali dengan kata Begin
dan diakhiri dengan kata End. Jadi suatu program Pascal yang paling
sederhana dapat berbentuk:

Begin
Pernyataan;
End.

Bagian pernyataan ini menunjukkan suatu tindakan yang akan dikerjakan
oleh program. Tindakan yang dilakukan oleh program tergantung daru
instruksi-instruksi yang diberikan. Pernyataan merupakan instruksi program.
Pernyatan-pernyataan yang diberikan untuk dikerjakan ditulis diatara kata
Begin dan End. Akhir penulisan End yang harus diakhiri tanda titik.

Bentuk umum dari bagian pernyataan ini adalah sebagai berikut.

Begin
Pernyataan;


End.

Contoh :

Begin
Writeln(‘Saya pascal’);
End.

1.3 Penulisan Program Pascal
Program Pascal tidak mengenal aturan penulisan di kolom tertentu, jadi boleh
ditulis di kolom mana saja. Penulisan pernyataan-pernyataan pada umumnya
menjorok masuk beberapa kolom tidak berpengaruh pada proses, hanya

dimaksudkan supaya mempermudah pembacaan program, sehingga akan lebih
terlihat bagian-bagiannya.
Setiap akhir pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma.

Contoh 1 :

Begin writeln(‘Saya Pascal’);
Writeln(‘Saya mulai mengenal Pascal’);
End.

Contoh 2 :

Begin
writeln(‘Saya Pascal’);
Writeln(‘Saya mulai mengenal Pascal’);
End.

1.4 Judul Program
Di Turbo Pascal, judul program sifatnya adalah opsional dan tidak terlalu
berarti dalam program. Jika ditulis dapat digunakan untuk memberi nama
program dan daftar dari parameter tentang komunikasi program dengan
lingkungannya yang sifatnya sebagai dokumentasi saja. Judul program bila
ditulis, harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma.
Judul program ditulis dalam satu kata, jika lebih dari dua kata harus
disambung dengan tanda hubung bawah (tidak boleh ada spasi kosong).

Contoh

Program Contoh_awal;
Begin
Writeln(‘Saya Pascal’);
Writeln(‘Saya baru kenal’);
End.

Judul program sifatnya sebagai dokumentasi saja, tidak berkaitan dengan proses
program.

1.5 Bagian Deklarasi
Bagian deklarasi sering juga kamus program. Bagian deklarasi digunakan bila
di dalam program menggunakan pengenal (identifier). Pengenal dapat berupa
label, tipe, variabel, prosedur, atau fungsi. Kalau suatu program menggunakan
pengenal, Pascal menuntut supaya pengenal tersebut dikenalkan dahulu
sebelum digunakan, yaitu dideklarasikan atau dibuat kamusnya dulu pada
bagian deklarasi.

a. Deklarasi konstanta

Bila ingin menggunakan pengenal yang berisi nilai-nilai konstanta (tetap),
maka harus didefinisikan terlebih dahulu pada bagian ini. Definisi konstanta
diawali dengan kata cadangan Const diikuti oleh kumpulan pengenal yang
diberi suatu nilai konstanta.

Contoh :

Program Contoh_Konstanta;
Const
Potongan=0.2;
Gaji=1000000;
Nama_PT=’PT Maju’;
Begin
Writeln(‘Gaji =’,Gaji);
Writeln(‘Potongan=’,Potongan);
Writeln(‘Nama =’,Nama_PT);
End.

Bila program dijalankan akan menghasilkan:

Gaji = 1000000
Potongan = 2.00000000E-01
Nama = PT Maju

Turbo Pascal mempunyai beberapa konstanta yang tidak perlu didefinisikan
dapat dipergunakan langsung, diantaranya yaitu:

False dengan tipe Boolean, bernilai logika salah
True dengan tipe Boolean, bernilai logika benar
MaxInt dengan tipe numerik integer, bernilai 32767
MaxLongInt dengan tipe numerik integer, bernilai 2147483647

Contoh :

Program Contoh_Konstanta_Terdefinisi;
Begin
Writeln(‘Nilai logika benar= ’;true);
Writeln(‘Nilai logika salah= ’;falase);
Writeln(‘Nilai MaxInt = ’;MaxInt);
Writeln(‘Nilai MaxLongInt = ’;MaxLongInt);
End.

Bila program dijalankan akan menghasilkan:

Nilai logika benar = TRUE
Nilai logika salah = FALSE
Nilai MaxInt = 32767
Nilai MaxLongInt = 2147483647

Contoh deklarasi konstanta yang dapat dilakukan dengan benar:

Const a=8;
Const c=’8′;
Const s=’konstanta’;
Const Is=sizeof(integer);
Const b=length(‘konstanta’);
Const x:integer = 10;
Const z=ord(#64);
const a= 10; s= chr (a);

Contoh deklarasi konstanta yang salah:

const a=integer:=10;
const a(integer):=10;
const integer(a):=10;
const integer:a= 10;
const x.1=2.7182818;
const a= 10’; s= length (a);
const a= 10’; s= pos (‘1’ , a);
const a= 10; s= high (a);

b. Deklarasi Variabel

Jika konstanta merupakan pengenal berisi data yang pasti, tetap, tidak
berubah, maka variabel adalah pengenal yang berisi data yang dapat
berubah-ubah nilai dalam program. Jadi dengan menggunakan konstanta,
kita tidak dapat mengubah nilainya dalam program, tetapi dengan
menggunakan variabel, nilai dapat berubah/diubah dalam program. Setiap
variabel dalam program Pascal harus dideklarasikan sebelum digunakan.
Kata cadangan Var digunakan sebagai judul di dalam bagian deklarasi
variabel dan diikuti oleh satu atau lebih pengenal yang dipisahkan oleh
koma, diikuti dengan titik dua dan tipe datanya serta diakhiri dengan titik
koma.

Contoh :

Program luas_segi_empat;
Const
P=5;
L=4;
Var
Luas:integer;
Begin
Luas:=P*l;
Writeln(‘Panjang=’;p);
Writeln(‘Lebar =’;l);
Writeln(‘Luas =’;Luas);
End.

Bila program dijalankan akan menghasilkan:

Panjang =5
Lebar =4
Luas =20

Pada contoh di atas terdapat 2 konstanta dan 1 variabel, yaitu Luas dengan
tipenya datanya integer.

c. Deklarasi Prosedur

Prosedur merupakan bagaian yang terpisah dari program dan dapat
diaktifkan di manapun di dalam program. Prosedur dapat berupa prosedur
standar (sudah disediakan oleh Pascal) maupun prosedur yang akan dibuat
sendiri. Prosedur dibuat sendiri bilamana program akan dibagi-bagi
menjadi beberapa modul-modul. Prosedur dibuat di dalam program dengan
cara mendeklarasikannya di bagian deklarasi prosedur. Kata cangan
Procedure digunakan sebagai judul dari bagian deklarasi prosedur, diikuti
oleh pengenal yang merupakan nama prosedurnya dan secara opsional
dapat diikuti lagi oleh kumpulan parameter yang diakhiri dengan titik
koma.

Contoh :

Program prosedur;
PROCEDURE HITUNG(X,Y:INTEGER; VAR HASIL:INTEGER);
BEGIN
HASIL:=X+Y;
END;
VAR
Z:INTEGER;
{program utama}
BEGIN
HITUNG(2,3,Z);
WRITELN(‘2 + 3 = ‘,Z);
END.

Bila program dijalankan akan menghasilkan:
2 + 3 = 5
Lebih lanjut akan dibahas khusus pada materi prosedur.

d. Deklarasi Fungsi

Fungsi juga merupakan bagian program yang terpisah mirip dengan
prosedur, tetapi ada beberapa perbedaannya. Fungsi dapat berupa fungsi
standar (sudah tersedia dalam Pascal) atau fungsi dibuat sendiri. Bila
pemakai membuat sendiri, maka harus dideklarasikan terlebih dahulu.
Kata cadangan Function mengawali bagian deklarasi fungsi diikuti oleh
pengenal yang merupakan nama fungsinya dan secara opsional dapat
diikuti oleh kumpulan parameter, tipe dari fungsinya dan diakhiri dengan
titik koma.

Contoh :

Program Fungsi;
FUNCTION TAMBAH(X,Y:INTEGER):INTEGER;
BEGIN
TAMBAH:=X+Y;
END;
{program utama}
BEGIN
WRITELN(‘2 + 3 = ‘, TAMBAH(2,3));
END.

Jika program dijalankan akan mengasilkan:
2 + 3 = 5
Lebih lanjut akan dibahas khusus pada materi fungsi.

2. Elemen-Elemen Program Pascal

Untuk mempelajari suatu bahasa komputer guna dapat membuat program dengan
benar dan dapat mengembangkannya, langkah pertama yang harus kita ketahui
terlebih dahulu adalah mengenal struktur dari program yang akan dibuat dengan
bahasa tersebut. Selanjutnya mengetahui elemen-elemen yang membentuk program
tersebut.

Elemen-elemen program Pascal sebagai berikut.

1. Simbol-simbol dasar
2. Kata-kata cadangan
3. Pengenal didefinisikan oleh pemakai
4. Data
5. Karakter kontrol
6. Tanda Operasi
7. Komentar Program
8. Pernyataan
9. Prosedur
10. Fungsi

2.1 Simbol-Simbol Dasar
Program Pascal dapat dibentuk dari simbol-simbol yang terdiri dari hurufhuruf,
angka-angka dan simbol-simbol khusus.

1. Huruf
Huruf yang digunakan adalah huruf A sampai dengan Z, a sampai dengan z
dan garis bawah _ (garis bawah). Huruf besar dan huruf kecil dianggap
sama, tidak dibedakan.

2. Angka
Angka yang digunakan adalah angka 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

3. Simbol khusus
Simbol khusus yang dapat digunbakan adalah:+ – * / = ^ ()[]{}.,:;’#$ = :=
.. (* *) (. .)

2.2. Kata Cadangan

Kata cadangan adalah kata-kata yang sudah didefiniskan oleh Pascal yang
mempunyai maksud tertentu. Kata-kata cadangan tidak boleh didefinisikan
ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat dipergunakan sebagai pengenal.
Contoh kata cadangan:

And Array Begin Case Cosnt
Div Do Downto Else End
File For Forward Function Goto
If In Label Mod Nil
Not Of Or Procedure Program
Record Repeat Set Shl Shr
String Then To Type Until
Uses Var While With Xor

2.3 Pengenal (Identifier) Didefinisikan Pemakai

Nama yang dipergunakan di dalam program Pascal disebut dengan pengenal.
Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai pengenal untuk
tipe, pengenal konstanta, pengenal variabel, pengenal prosedur, pengenal
fungsi, pengenal unit, pengenal program dan pengenal record.
Pengenal yang didefinsikan sendiri bebas, tetapi harus mengikuti ketentuan
sebagai berikut.

1. Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus
berupa huruf. Huruf besar dan huruf kecil dianggap sama.
2. Tidak boleh mengandung spasi kosong.
3. Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.
4. Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap
siginifikan.

Contoh

Pengenal Keterangan
NamaSiswa Benar
No_Induk Benar
P3K Benar
1X Salah, karakter pertama harus huruf
A&B Salah, tidak boleh mengandung simbol khusus
A B Salah, tidak boleh ada spasi kosong

2.4 Tipe Data

Kalau kita menggunakan pengenal variabel di dalam program, maka variabel
tersebut harus kita deklarasikan terlebih dahulu. Pada waktu kita
mendeklarasikan suatu variabel, maka kita harus menentukan tipe dari
datanya. Tipe data data ini menunjukkan suatu nilai yang dapat digunakan
oleh variabel bersangkutan.

1. Tipe data numerik integer
Data numerik integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk
desimal maupun hexadesimal. Nilai integer hexadesimal diawali dengan
tanda dollar ($). Turbo Pascal menyediakan 5 macam tipe data integer yang
masing-masing mempunyai jangkauan nilai yang berbeda seperti di bawah
ini.

Tipe Ukuran Memori Jangkauan Nilai
Byte 1 byte 0..255
ShortInt 1 byte -128..127
Integer 2 byte -32768..32767
Word 2 byte 0..65535
LongInt 4 byte -2147483648..2147483647

Contoh:

Misalnya kita akan menggunakan suatu pengenal variabel yang bernama
Jumlah dan nilai akan dikandungnya tidak lebih dari 255, maka dapat
digunakan tipe data byte. Oleh karena itu digunakan suatu variabel, maka
pengenal variabel ini harus dideklarasikan terlebih dahulu, sebagai berikut.

2. Tipe data numerik real

Nilai konstanta numeril real berkisar dari 1E-38 sampai dengan 1E+38
dengan mantisa yang signifikan sampai dengan 11 digit. E menunjukkan
nilai 10 pangkat. Nilai konstanta numeril real menempati memori sebesar 6
byte.

Contoh

Milsanya kita akan membuat pengenal variabel yang bernama Luas dan
akan bernilai desimal atau ada pecahannya. Seperti Luas segi tiga atau ada
proses matemaika yang benilai bilangan real.

Contoh

Program Luas_Segi_Tiga;
Var
Luas:real;
Alas,tinggi:byte;
Begin
Alas:=5;
Tinggi:=10;
Luas:=0.5*Alas*Tinggi;
Writeln(‘Alas =’,Alas);
Writeln(‘Tinggi=’,Tinggi);
Writeln(‘Luas =,’Luas);
End.

Bila program dijalankan akan menghasilkan

Alas =5
Tinggi=10
Luas =2.5E+1
3. Tipe data karakter

Nilai data karakter berupa karakter yang ditulis diantara tanda petik
tunggal, seperti ‘A’, ‘a’, ‘!’, ‘5’ dan sebagainya. Penggunaan variabel untuk
menyimpan data tipe karakter ini harus dideklarasikan dengan tipe Char.

Contoh:

Var
Karakter:char;
Begin
Karakter:=’A’;
Writeln(‘Karakter tersebut=’,karakter);
End.

Bila program dijalankan
Karakter tersebut=A

4. Tipe data string

Nilai data string merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di
antara tanda petik tunggal. Bila karakter petik merupakan bagian
konstanta satring, maka dapat ditulis dengan menggunaan dua buah petik
tunggal berurutan. Nilai data string akan menemapati memori sebesar
banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari
suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap
panjangnya adalah 255 karakter.

Contoh:

Var
Tanggal:string[10];
Hari :string[6];
Pasaran:string[6];
Begin
Tanggal:=’26-12-2005’;
Hari :=’Senin’;
Pasaran:=’Pahing’;
Writeln(Tanggal,’ ‘,hari,’ ‘,Pasaran);
End.

Bila program dijalankan

26-12-2005 Senin Pahing
5. Tipe data boolean

Tipe data boolean mempunyai dua buah nilai, yaitu True dan False. Kita
dapat mendeklarasikan suatu variabel dengan tipe boolean dan mengisi
variabel tersebut dengan nilai data boolean True atau False. Tipe data ini
tidak dapat dioperasikan kedalam bentuk aritmatika.

Contoh

Var
Lagi:boolean;
Begin
Lagi:=True;
Writeln(‘Nilai lagi=’,lagi);
End.
Bila program dijalankan
Nilai lagi=TRUE

6. Tipe data pointer
Suatu pointer adalah suatu variabel yang berisi alamat di memori. Dengan
kata lain, pointer akan menunjukkan letak dari data di memori.

Contoh

Type
Tipestring=string[40];
Pointerstring=^Tipestring;
Var
Letaknama:pinterstring;
Begin
Letaknama^:=’Pascal’;
Writeln(Letaknama^);
End.

Pada deklarasi variabel, dideklarasikan sebuah pengenal variabel, yaitu
LetakNama, Variabel ini adalah variabel pointer yang menunjukkkan letak
data di memori sebanyak 40 karakter. Jadi variabel LetakNama ini tidak
berisi dengan datanya, tetapi berisi dengan pointer letak dari data di
memori. Untuk meletakkan nilia ke memori yang letaknya ditunjukkan oleh
variabel LetakNama dapat dilakukan sebagai berikut.
LetakNama^:=’Pascal’;

7. Tipe data ordinal
Tipe data ordinal adalah tipe data yang merupakan subset dari tipe data
sederhana. Yang dimaksud tipe data sederhana sebenarnya adalah semua
tipe data sederhana kecuali tipe data numeril real. Jadi yang termasuk tipe
data ordinal adalah:

a. Tipe data standar (Inetgerm, ShortInt, LongInt, Byte, Word, Booleanm
Char)
b. Tipe data yang didefinisikan sendiri oleh pemakai.
Tipe daya ordinal mempunyai 4 karakteristik sebagai berikut.
1. Nilai dari tipe data ordinal mempunyai nilai yang berurutan.
2. Fungsi standar Ord dapat digunakan untuk menghasilkan nilai
urutannya.

3. Fungsi standar Pred dapat digunakan untuk mengasilkan nilai urutan
sebelumnya.

4. Fungsi standar Succ dapat digunakan untuk menghasilkan nilai urutan
sesudahnya.
Contoh

Begin
Writeln(Ord(‘A’));
Writeln(Pred(‘B’));
Writeln(Succ(‘C’));
End.

Bila program dijalankan
65
A
D

2.5 Karakter Kontrol
Turbo Pascal memungkinkan karakter-karakter kontrol untuk dilekatkan di
dalam suatu string. Dua buah notasi digunakan untuk karakter kontrol, yaitu:

1. Simbol # yang diikuti oleh suatu nilai integer diantara 0 sampai dengan
255, baik berupa nilai desimal maupun hexadesimal untuk menunjukkan
suatu karakter yang dihubungkan dengan kode ASCII.
Contoh:

#65 (ASCII 65 adalah karakter A)
2. Simbol ^ diikuti oleh suatu akrakter, menunjukkan hubungannya dengan
karakter kontrol.
Contoh
^G (Control-G berarti bel, sama dengan ACSII 7)

2.6 Tanda Operasi
Tanda operasi di dalam bahasa Pascal dikelompokkan ke dalam 9 kategori,
yaitu:

1. Assigment operator
2. Binary operator
3. Unary operator
4. Bitwise operator
5. Relational operator
6. Logical operator
7. Adress operator
8. Set operator
9. String operator
2.6.1 Assignment operator

Assignment operator adalah operator pengerjaan, operator ini menggunakan
simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=).

Contoh

Luas:=panjang*lebar;
Kota:=’Kuningan’;

2.6.2 Binary operator
Binary operator adalah tanda operasi biner, karena operator ini dignakan
untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk
konstanta ataupun variabel. Operator ini digunakan untuk operasi
aritmamtika yang berhubungan dengan nilai tipe data integer dan real.

Contoh

Begin
Writeln(15*5);
Writeln(23/3);
Writeln(20 Div 3);
Writeln(20 Mod 3);
End.

Bila program dijalankan
75
6.6666666667E+00
6
2

Operator DIV digunakan untuk pembagian dengan hasil yang dibulatkan ke
bawah atau menghilangkan angka pecahannya.

2.6.3 Unary operator
Unary operator adalah operator yang hanya menggunakan sebuah operand
saja, yaitu tanda plus atau minus. Tanda ini digunakan diawal angka.
2.6.4 Bitwise operator
Bitwise operator digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai binari (biner).
Acuan bilangan desimal ke bilangan biner sebagai berikut.

desimal binner

0=0 0
1=20 1
2=21 10
4=22 100
8=23 1000
16=24 10000
32=25 100000
dst… dst…
Pangkat pada desimal merupakan jumlah nol pada biner.

Contoh
desimal binner
25= 16 10000
8 1000
1 1
10001

1. Operator NOT
Operator Not digunakan untuk pembalikan bitwise, yaitu nilai bit 1 menjadi
bit 0 dan sebaliknya nilai bit 0 menjadi bit 1.

Contoh

Begin
Writeln(not 0);
Writeln(not 5);
Writeln(not 18);
Writeln(not -17);
End.

Bila program dijalankan
-1
-6
-19
16

2. Operator And
Operator And digunakan untuk membandingkan dua buah elemen,
hasilnya akan benar bila keduanya benar. Bila logika benar diberi simbol 1
dan logika salah diberi simbol 0, maka hubungan operator And tampak
pada tabel berikut.

mengasilkan
4

Operator And bekerja dengan membandingkan bit demi bit dari elemenelemen
yang dibandingkan, sebagai berikut.

12 nilai binarinya adalah 01100
23 nilai binarinya adalah 10111
12 AND 23 bernilai 00100 adalah 4 (22)

3. Operator Or
Operator Or digunakan untuk membandingkan dua buah elemen, hasilnya
akan benar bila salah satu atau keduanya benar. Bila logika benar diberi
simbol 1 dan logika salah diberi simbol 0, maka hubungan operator Or
tampak pada tabel berikut.

Contoh

Begin
Writeln(12 Or 23);
End.

Bila program dijalankan akan mengasilkan
31

Ungkapan 12 Or 23 didapat dari:
12 nilai binarinya 1100
23 nilai binarinya 10111
12 Or 23 bernilai 11111 adalah 31 (24+23+22+21+1)=(16+8+4+2+1)

4. Operator Hubungan
Operator hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara
dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean yaitu true atau
false.

Operator Operasi

= sama dengan
tidak sama dengan
> lebih dari
>= lebih dari sama dengan
< kurang dari efek dari write
Nama:
Nina ———-> efek dari writeln

3.3 Tampilan Terformat

Walaupun bentuk standar dianggap cukup untuk menampilkan bentuk pada
program yang sederhana, tetapi untuk program-program aplikasi dibutuhkan
bentuk format tertentu yang harus diatur kembali. Untuk mengatur format
tampilan dengan prosedur standar write atau writeln dipergunakan
parameter-parameter sebagai berikut.

1. Parameter CH:N
Digunakan untuk membentuk ormat tampilan Char seleber n karakter
dengan spasi kosong dimuka sebanyak n-1.

Contoh

Program tampil_fomat_1;
Var
Ket1,Ket2:Char;
Begin
Ket1:=’A’;
Ket2:=’B’;
Writeln(Ket1:5, Ket2:3);
End.

Bila Program dijalankan akan menghasilkan:
A B

—-5–3 karakter

2. Parameter S:N
Parameter ini digunakan untuk membentuk format tampilan string dengan
lebar n akrakter.

Contoh:

Program Tampil_format_2;
Var
Tulisan:string[6];
Begin
Tulisan:=’Pascal’;
Writeln(‘Bahasa:’,Karakter:10);
End.

Bila Program dijalankan akan menghasilkan:
Bahasa: Pascal
———-> 10 karakter, 4 spasi kosong di muka

3. Parameter I:N
Parameter ini digunakan untuk membentuk format tampilan integer dengan
lebar n digit.

Contoh:

Program tampil_format_3;
Var
N:Integer;
Begin
N:=275;
Writeln(‘Jumlah Data=’,N:5);
End.

Bila program dijalankan akan menghasilkan:
Jumlah Data= 275
—–5 digit, 2 digit spasi kosong di muka

4. Tampilan R:N:M
Parameter ini digunakan untuk membentuk format tampilan nilai numerik
Real dengan lebar n digit rata sebelah kanan dan m digit angka di belakang
koma tidak dalam bentuk eksponen.
Contoh:

Program Tampil_format_4;
Var
Nilai:Real;
Begin
Nilai:=123.456;
Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:0:0);
Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:3:0);
Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:3:2);
Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:7:1);
End.

Bila program dijalankan akan menghasilkan:
123
123
123.46

5.Apa Itu PHP
PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source. PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang akan ditampilkan dibuat saat halaman itu diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client selalu yang terbaru/up to date. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan

Sejarah PHP
Dilihat dari perkembangannya, bahasa pemrograman ini memiliki perkembangan yang sangat cepat dengan jumlah pemakai yang terus bertambah.

1. PHP/FI
Ini merupakan cikal bakal PHP yang sekarang. Pertama dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada 1995, pada awalnya dia menamakan script ini “Personal Home Page Tool” yang merupakan bahasa sederhana dari bahasa pemrograman C dimana Personal Home Page Tool ini dapat berkomunikasi dengan database dan bersipat Open Source. Pada awalnya Rasmus membuat bahasa pemrograman ini bertujuan untuk menyimpan data pengunjung yang melihat biodata pada web sitenya.
Perkembanganny, pada pertengahan tahun 1997 pemakai bahasa bahasa PHP semakin banyak, terlihat dari jumlah statistik domain yang menggunkan PHP hampir lebih dari 50.000 web site. Kemudian karena perkembangannya yang sangat pesat, Rasmus mengembangkan bahasa pemrograman ini, dan pada bulan November tahun 1997 muncul PHP/FI versi 2.0 yang merupakan cikal bakal PHP 3

2. PHP Versi 3
PHP Versi 3 merupakan versi penyempurna dari bugs-bugs pada PHP/FI versi 1.0 dan PHP/FI versi 2.0. PHP Versi 3 ini dikembangkan oleh Andi Gutmans and Zeev Suraski pada tahun 1997 yang berhasil ditulis secara sempurna pada waktu itu. Fasilitas tambahan PHP Versi 3 dibandingkan versi sebelumnya, selain tambahan fungsi-fumgsi baru, juga mendukung beberapa akses ke banyak database, pengelolaan protokool, dan API. Dari versi 3 lah singkatan PHP muncul, yaitu PHP: Hypertext Preprocessor, dan pada tahun 1998 hampir 10% web site di dunia menggunakan PHP sebagai web servernya.

3. PHP Versi 4
Pada musim dingin di tahun 1998, menulis ulang bahasa pemrograman PHP ini untuk membuat ketangguhan bahasa pemrograman ini. Akhirnya pada pertengahan tahun 1999 diperkenalkanlah PHP versi 4.0 yang menggunakan script engine Zend untuk meningkatkan penampilan (performance) dan mempunyai dukungan yang sangat banyak terhadap ekstensi dan berbagai library beserta modul. PHP versi 4.0 ini juga mempunyai keunggulan dibandingkan versi-versi sebelumnya, diantaranya mendukung ke beberapa web server, fasilitas HTTP session, output buffer dan sistem keamanan. Pada perkembangannya, pada saat itu hampir 20% web server menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai interpreternya.

4. PHP Versi 5
Pada bulan Juli tahun 2005 muncul PHP versi 5.0 yang menggunakan Zend Engine 2.0 dengan penambahan beberapa featur dan beberapa objek baru. Untuk informasi featur-featur baru dari PHP versi 5.0 ini, Anda bisa lihat di http://www.zend.com/zend/future.php. PHP Versi 5 ini sangat mendukung pemrograman berbasis Object Oriented Programming alias OOP dan emang di peruntukan untuk OOP.

About tampubolondesi30

motto:times its money........
This entry was posted in Tak Berkategori and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s